Bapas Jakarta Pusat Gelar Pelatihan Barista untuk Klien Pemasyarakatan di Lapas Kelas I Cipinang

Indonews.web.id, JAKARTA – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Pusat menggelar Pelatihan Barista bagi Klien Pemasyarakatan pada Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang dan merupakan bagian dari program pembimbingan kemandirian hasil kerja sama antarkedua instansi.

​Pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Bapas Kelas I Jakarta Pusat, Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Kanwil DKJ, perwakilan Kalapas Kelas I Cipinang (Bapak Waris), Ketua PRIMKOPASINDO Lapas Cipinang, Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa, jajaran pejabat struktural dan tujuh pegawai Bapas Jakarta Pusat, peserta magang, taruna, serta para Klien Pemasyarakatan selaku peserta pelatihan.

​Acara resmi dibuka melalui penyerahan alat secara simbolis. Dalam arahannya, Kepala Bapas Kelas I Jakarta Pusat, Pahrudin Saputra, berpesan agar para Klien memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mengasah potensi.

Selaras dengan hal tersebut, Bapak Ade menambahkan agar peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh demi meningkatkan keberdayaan dan daya saing di dunia wirausaha.

​Materi pelatihan disampaikan secara interaktif dan aplikatif oleh narasumber dari Lapas Cipinang, Septiyawan.

Selain teknik dasar pembuatan minuman, narasumber menekankan aspek kebersihan diri dan area kerja, standar pelayanan prima berbasis 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, Santun), kesiapan mise en place sebelum pelayanan, hingga pentingnya menjaga kerapian area kerja setelah transaksi.

​Para peserta juga dibekali pengetahuan mengenai pembentukan personal branding, penampilan profesional, pentingnya empati, serta peningkatan kreativitas agar memiliki keunikan usaha.

Pada sesi tanya jawab, dijelaskan pula mengenai sistem penjualan produk seperti Nescafe yang menerapkan skema beli lepas tanpa beban target bulanan.

​Sebagai bentuk uji praktik, para peserta ditantang bekerja dalam tim untuk menyajikan 50 cup minuman secara cepat dan presisi. Pembagian alur kerja (workflow) dibagi menjadi empat tim:

  • Tim 1 (4 orang): Bertanggung jawab pada tahap preparation dan penuangan bahan bubuk.
  • Tim 2 (2 orang): Bertugas mengukur dan menuangkan air.
  • Tim 3 (2 orang): Bertanggung jawab pada proses pengadukan.
  • Tim 4: Bertugas pada tahap finishing dan penataan penyajian.

​Melalui perpaduan teori, praktik langsung, dan simulasi teamwork ini, Pelatihan Barista diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata sekaligus membekali Klien Pemasyarakatan dengan keterampilan teknis dan manajerial yang siap diterapkan di dunia kerja maupun usaha mandiri (Zul)

Penulis: ZulEditor: Zul