Indonews.web.id, Sulsel,Takalar – Sebagai langkah konkret dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mengantisipasi potensi penyebaran penyakit, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar menggelar sosialisasi pencegahan Hantavirus bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk respon cepat jajaran manajemen Lapas terhadap isu kesehatan yang berkembang, sekaligus sebagai upaya preventif demi menciptakan lingkungan hunian yang higienis dan bebas dari penyakit.
Melalui edukasi mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ini, seluruh warga binaan diajak untuk semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan diri, mengelola sampah dengan baik di dalam blok, serta memutus mata rantai penyebaran penyakit yang ditularkan melalui vektor tikus.
Respon Cepat Terhadap Isu Kesehatan
Kepala Lapas Kelas IIB Takalar, Andi Gunawan, menegaskan bahwa sosialisasi ini sengaja dilakukan secara masif dan cepat sebagai langkah mitigasi dini.
Pihaknya tidak ingin kecolongan terkait potensi ancaman virus yang dibawa oleh tikus tersebut di area sanitasi Lapas.
”Kegiatan ini penting untuk mencegah munculnya kasus saspek di lingkungan Lapas,” kata Andi Gunawan.
Prinsip “Sehat dimulai dari lingkungan yang bersih” menjadi landasan utama dalam gerakan ini.
Dengan lingkungan yang tertata rapi dan bersih, Lapas Takalar optimis dapat mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya aman dari gangguan kamtib, tetapi juga sehat bagi seluruh penghuninya.
Kesehatan sebagai Fondasi Utama Pembinaan
Lebih lanjut, Andi Gunawan menambahkan bahwa urusan kesehatan di dalam Lapas bukan semata-mata tugas petugas medis, melainkan tanggung jawab bersama.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran petugas dan warga binaan untuk bahu-membahu menjaga kebersihan setiap sudut ruangan.
”Kesehatan merupakan hal penting untuk mendukung setiap program pembinaan berjalan dengan baik, sehingga kami berkomitmen menyediakan pelayanan kesehatan terbaik bagi Warga Binaan,” tandasnya.
Melalui komitmen pemenuhan hak kesehatan yang optimal ini, Lapas Kelas IIB Takalar memastikan bahwa seluruh program pembinaan baik kepribadian maupun kemandirian dapat terus berjalan maksimal tanpa hambatan masalah kesehatan lingkungan (Zul).













