Lebih Transparan dan Aman! Lapas Kalianda Resmikan Inovasi Pembayaran Non-Tunai BRIZZI bagi WBP

Indonews.web.id, Lampung Selatan, KALIANDA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda melakukan lompatan besar dalam digitalisasi layanan.

Guna menciptakan ekosistem yang lebih bersih dan modern, Lapas Kalianda resmi menerapkan sistem transaksi non-tunai menggunakan kartu BRIZZI di dalam lingkungan Lapas.

​Inovasi ini bertujuan untuk menghapus peredaran uang tunai secara fisik di kalangan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sekaligus meningkatkan standar keamanan dan akuntabilitas.

​Layanan Barbershop hingga Laundry Kini Lebih Praktis

​Dengan hadirnya kartu uang elektronik ini, para WBP kini dapat menikmati berbagai fasilitas internal dengan cara yang lebih mudah. Cukup dengan menempelkan kartu (tap), pembayaran untuk layanan seperti:

  • Barbershop (Pangkas Rambut)
  • Layanan Laundry
  • Kantin/Koperasi

​Dapat terselesaikan secara cepat dan praktis tanpa perlu menyimpan uang tunai di dalam kamar hunian.

​Menuju Lapas yang Akuntabel dan Bebas Penyimpangan

​Penerapan sistem BRIZZI ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kalianda dalam membangun lingkungan yang transparan.

Selain memudahkan administrasi, transaksi digital secara otomatis meminimalisir potensi penyimpangan atau gangguan keamanan yang dipicu oleh peredaran uang tunai.

​”Kami terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang modern.

Digitalisasi lewat kartu BRIZZI ini bukan sekadar mengikuti tren, tapi langkah nyata kami untuk menjamin pelayanan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan warga binaan,” tulis Humas Lapas Kalianda (Paskal).

 

​Langkah progresif ini membuktikan bahwa Lapas Kelas IIA Kalianda serius dalam mewujudkan pelayanan prima dan mendukung percepatan digitalisasi di sektor pemasyarakatan (Zul).

Penulis: ZulEditor: Zul