Indonews.web.id, Banten, CILEGON – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa penyeberangan.
Pada Rabu (01/04/2026), personel KSKP Merak Polres Cilegon Polda Banten terjun langsung melaksanakan pengaturan antrean kendaraan roda empat (R4) yang akan memasuki kapal Ferry di Dermaga Pelabuhan Merak.
Langkah ini diambil guna memastikan alur kendaraan berjalan teratur, mencegah kemacetan di area kantong parkir, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang akan menyeberang menuju Pulau Sumatera.
Kesiapan Personel Kawal Arus Penyeberangan
Kapolres Cilegon Polda Banten, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, melalui Kapolsek KSKP Merak, AKP Gusti Almasri P, menyampaikan bahwa pengaturan ini merupakan bagian dari rutinitas yang ditingkatkan demi kelancaran logistik dan mobilitas masyarakat.
”Kegiatan pengaturan antrean ini adalah bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat yang akan menyeberang ke Bakauheni melalui jalur laut.
Kami ingin memastikan setiap kendaraan dapat masuk ke kapal Ferry dengan tertib dan sesuai antrean,” jelas AKP Gusti Almasri P.
Wujud Polri sebagai Pelindung dan Pelayan
Kehadiran petugas di titik-titik krusial pelabuhan juga bertujuan untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan serta memberikan bantuan navigasi bagi pengemudi yang membutuhkan arahan menuju dermaga yang tepat.
AKP Gusti menegaskan bahwa kesiapan anggotanya di lapangan adalah manifestasi dari tugas pokok Polri dalam mendukung kelancaran transportasi nasional di gerbang utama Pulau Jawa.
Menuju Polri yang Presisi
Melalui pengawasan yang humanis namun tetap tegas, KSKP Merak berharap masyarakat dapat merasakan dampak langsung dari kehadiran polisi di tengah-tengah mereka.
”Kami berharap kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Ini adalah upaya kami untuk terus menjadi Polri yang Presisi dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkas Kapolsek KSKP Merak.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Pelabuhan Merak terpantau lancar dan terkendali.
Para pengguna jasa penyeberangan tampak kooperatif mengikuti arahan petugas di lapangan, sehingga proses pemuatan kendaraan ke dalam kapal ferry berlangsung tanpa kendala berarti (Zul).













