Ancaman Serangan Hama di SAE Rubanceh: Pengelola Gerak Cepat Selamatkan Lahan Ketahanan Pangan

Indonews.web.id, Aceh,BANDA ACEH — Area program ketahanan pangan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banda Aceh mendapat ancaman serius akibat serangan hama.

Lahan pertanian yang ditanami kacang panjang, terong, dan sawi tersebut terancam mengalami penurunan produktivitas jika tidak segera ditangani secara masif.

Serangan hama jenis ulat gerayak dan kutu daun dilaporkan mulai menggerogoti dedaunan serta batang tanaman hortikultura tersebut sejak beberapa hari terakhir.

Kondisi ini memicu kekhawatiran karena lahan SAE merupakan wadah vital bagi program pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP) sekaligus dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kepala Rutan Kelas IIB Banda Aceh mengonfirmasi adanya ancaman tersebut dan menegaskan bahwa pihak pengelola langsung mengambil langkah taktis.

“Begitu ada indikasi penyebaran hama pada tanaman sawi, terong, dan kacang panjang, petugas pembinaan bersama warga binaan langsung mengisolasi area terdampak dan melakukan penyemprotan insektisida secara terukur,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Sebagai langkah penanganan jangka panjang, pihak Rubanceh berencana menggandeng Dinas Pertanian setempat untuk mendapatkan pendampingan teknis.

Upaya ini mencakup edukasi mengenai manajemen pengendalian hama terpadu (PHT) serta penggunaan pestisida organik agar kualitas hasil panen tetap aman dikonsumsi.

Meskipun sebagian tanaman sempat terdampak, tindakan cepat yang dilakukan tim kehumasan dan regu kerja SAE terbukti berhasil menekan penyebaran hama.

Program pembinaan ketahanan pangan untuk para WBP pun dipastikan tetap berjalan dengan penyesuaian pada metode perawatan dan pengawasan tanaman secara berkala (Zul/Rls).

Penulis: ZulEditor: Zul