Indonews.web.id, Aceh, SINGKIL – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Singkil menunjukkan keseriusan dalam menjaga integritas dan keamanan instalasi.
Pada Jumat (08/05/2026), Rutan Singkil menggelar razia gabungan di seluruh kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) guna memastikan lingkungan yang bersih dari Handphone ilegal, Narkoba, dan Penipuan (Halinar).
Kegiatan ini merupakan langkah cepat menindaklanjuti Instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-150 terkait penguatan pengawasan dan deteksi dini di lingkungan pemasyarakatan.
Kolaborasi Lintas Institusi
Razia dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Singkil, Cepy Mulyawan. Tidak bergerak sendiri, jajaran petugas Rutan diperkuat oleh personel dari Polres Aceh Singkil dan Kodim 0109 Aceh Singkil.
Kehadiran unsur TNI dan Polri ini mempertegas komitmen kolektif Aparat Penegak Hukum (APH) dalam memberantas peredaran barang terlarang di dalam Rutan.
Penyisiran Ketat dan Humanis
Petugas gabungan melakukan pemeriksaan secara mendalam di seluruh blok hunian. Target utama operasi ini meliputi:
- Alat Komunikasi Ilegal: Mencegah praktik penipuan dari dalam Rutan.
- Narkotika dan Zat Terlarang: Memastikan lingkungan bersih dari penyalahgunaan obat-obatan.
- Senjata Tajam & Barang Berbahaya: Meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Meskipun dilakukan secara menyeluruh dan teliti, pemeriksaan tetap dilaksanakan dengan pendekatan yang humanis dan persuasif, sesuai dengan standar operasional prosedur pemasyarakatan.
Pernyataan Kepala Rutan
Kepala Rutan Singkil, Cepy Mulyawan, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari deteksi dini untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.
”Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergitas antar aparat penegak hukum dalam memperkuat pengawasan.
Kami berkomitmen untuk tidak memberikan ruang bagi barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Singkil,” ujar Cepy.
Selain melakukan penggeledahan, para petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada para warga binaan agar terus mematuhi tata tertib.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali, menandakan solidnya koordinasi antara Rutan, TNI, dan Polri di wilayah Aceh Singkil (Zul).













