Wujud Pelayanan Humanis: Lapas Way Kanan Jemput Bola Cek Kesehatan Lansia di Blok Hunian

Indonews.web.id, WAY KANAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Way Kanan menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan hak kesehatan bagi warga binaan.

Pada Sabtu (14/03), pihak Lapas menggelar aksi “jemput bola” dengan melakukan pemeriksaan kesehatan khusus bagi lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan langsung di dalam blok hunian.

​Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa warga binaan yang memiliki keterbatasan fisik atau kondisi kesehatan khusus tetap mendapatkan pengawasan medis yang optimal tanpa harus menempuh jarak ke klinik Lapas.

Detail Layanan Kesehatan di Blok Hunian

​Petugas medis Lapas Way Kanan menyisir kamar-kamar hunian untuk memberikan layanan kesehatan komprehensif, yang meliputi:

  • Pemeriksaan Fisik Dasar: Pengecekan tekanan darah (tensi) secara rutin.
  • Skrining Penyakit Tidak Menular: Pemeriksaan kadar gula darah untuk deteksi dini diabetes.
  • Konsultasi Medis: Dialog langsung antara warga binaan dan tenaga medis mengenai keluhan kesehatan.
  • Intervensi Farmasi: Pemberian obat-obatan dan vitamin sesuai dengan diagnosa dan kebutuhan pasien.

Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi

​Kepala Lapas Way Kanan, Riski Burhannudin, menegaskan bahwa kelompok rentan seperti lansia dan penyandang penyakit kronis merupakan prioritas dalam sistem pelayanan kesehatan di Lapas.

​”Lansia dan kelompok rentan membutuhkan perhatian lebih. Oleh karena itu, kami melakukan pemeriksaan kesehatan langsung ke blok hunian agar kondisi mereka tetap terpantau dan mendapatkan penanganan yang cepat apabila ditemukan keluhan,” ujar Riski.

 

​Selain aspek medis, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri (personal hygiene) dan pola hidup sehat di dalam lingkungan blok, serta mengingatkan kepatuhan konsumsi obat bagi mereka yang sedang dalam masa penyembuhan.

Respons Positif Warga Binaan

​Kegiatan ini disambut antusias oleh para warga binaan lansia. Pendekatan yang proaktif ini membuat mereka merasa lebih diperhatikan secara manusiawi.

Dengan adanya pemeriksaan rutin di blok hunian, diharapkan derajat kesehatan warga binaan dapat terjaga, risiko kefatalan medis dapat ditekan, dan tercipta lingkungan Lapas yang lebih sehat serta kondusif (Zul).

Penulis: ZulEditor: Zul