Membuka Jendela Dunia, Lapas Kalianda Fasilitasi Pembelajaran Baca Tulis bagi Warga Binaan

Indonews.web.id,Lampung Selatan, KALIANDA – Literasi adalah kunci untuk membuka pintu kesempatan yang lebih luas. Berangkat dari semangat tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang edukatif dan bermanfaat dengan menggelar kelas pembelajaran baca tulis bagi warga binaan, Kamis (06/02).

​Kegiatan yang berlangsung di area pembinaan Lapas ini menjadi ruang belajar bagi 15 warga binaan yang masih memiliki keterbatasan kemampuan literasi.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan dibimbing langsung oleh jajaran staf Lapas dengan berkolaborasi bersama peserta magang Batch 2.

Bekal Dasar untuk Masa Depan

​Meskipun sedang menjalani masa pidana, warga binaan tetap diberikan akses untuk belajar dan memperbaiki diri.

Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan dasar membaca dan menulis yang sangat krusial bagi kehidupan mereka sehari-hari.

​Selama proses belajar, suasana berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para peserta tampak bersemangat mengikuti setiap instruksi, menunjukkan keinginan kuat untuk mengejar ketertinggalan dan meningkatkan kemampuan diri mereka.

Peningkatan Kualitas Diri dan Kemandirian

​Program pembelajaran ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan upaya nyata Lapas Kalianda untuk membangun kepercayaan diri warga binaan.

Literasi yang baik diharapkan mampu menjadi modal utama bagi mereka untuk berinteraksi dengan lingkungan serta membuka peluang untuk hidup lebih mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat nanti.

Pesan dari Kalapas: Pembinaan Berbasis Kemanusiaan

​Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, menegaskan bahwa fokus pembinaan di lapas yang dipimpinnya tidak hanya terpaku pada aspek kedisiplinan dan keamanan, tetapi juga pada pemberdayaan kualitas intelektual warga binaan.

​”Kami ingin memastikan bahwa setiap warga binaan memiliki kesempatan yang setara untuk belajar dan berkembang.

Kemampuan membaca dan menulis adalah bekal fundamental agar mereka bisa lebih siap dalam menjalani kehidupan yang lebih baik, lebih mandiri, dan bermartabat ketika kembali ke masyarakat nanti,” ujar Beni Nurrahman.

 

​Melalui program ini, Lapas Kalianda berharap dapat terus menjadi wadah transformasi yang positif, di mana setiap warga binaan dibekali dengan ilmu pengetahuan yang mampu mengubah hidup mereka menjadi lebih baik di masa depan (Zul).

Penulis: ZulEditor: Zul