Indonews.web.id, BANDAR LAMPUNG – Langkah awal pembentukan karakter aparatur yang berintegritas terus dipersiapkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung.
Pada Selasa (10/03), para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Lapas Narkotika Bandar Lampung mengikuti pembekalan Massive Open Online Course (MOOC) untuk Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS yang diselenggarakan oleh BPSDM Kementerian Dalam Negeri secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan pembekalan ini menjadi tahap krusial agar para CPNS memiliki pemahaman yang utuh sebelum terjun langsung ke dalam sistem pembelajaran e-learning Latsar.
Membangun Fondasi ASN Berintegritas
Dalam pemaparan materi, peserta diberikan wawasan mendalam mengenai esensi Latsar.
Fokus utama pelatihan bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan proses transformasi karakter agar menjadi ASN yang:
- Profesional: Memiliki kompetensi yang mumpuni di bidang pemasyarakatan.
- Berintegritas: Menjunjung tinggi moralitas dan etika dalam menjalankan tugas.
- Berorientasi Pelayanan Publik: Menempatkan masyarakat sebagai prioritas dalam setiap pelaksanaan fungsi ASN.
Mekanisme Pembelajaran Berbasis Digital
Narasumber dari BPSDM menjelaskan secara rinci mengenai alur pelatihan yang akan dijalani. Beberapa poin penting yang ditekankan meliputi:
- Pemanfaatan Platform MOOC: Panduan teknis dalam mengakses materi di platform e-learning secara mandiri.
- Sistem Evaluasi: Penjelasan mengenai bobot penilaian, tugas harian, hingga ujian akhir yang menjadi indikator kelulusan.
- Tahapan Pelatihan: Penjelasan mengenai jadwal dan rentang waktu pelaksanaan Latsar agar setiap CPNS dapat mengatur manajemen waktu dengan baik.
Menuju SDM Pemasyarakatan yang Siap Tugas
Pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung berharap melalui pembekalan ini, seluruh peserta CPNS dapat mengikuti setiap tahapan Latsar dengan maksimal.
Pemahaman yang baik mengenai regulasi dan mekanisme MOOC akan membantu peserta dalam menyerap materi kurikulum secara efektif.
”Latsar adalah kawah candradimuka bagi CPNS. Kami ingin mereka tidak hanya sekadar lulus, tetapi benar-benar siap secara mental dan kompetensi untuk memberikan kontribusi terbaik di lingkungan pemasyarakatan setelah masa pelatihan berakhir,” ujar salah satu pejabat pendamping CPNS.
Dengan dimulainya rangkaian persiapan ini, diharapkan CPNS Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dapat segera beradaptasi dengan budaya kerja birokrasi dan menjadi generasi penerus yang inovatif serta berdedikasi tinggi (Zul).













