Indonews.web.id, Lampung Tengah, GUNUNG SUGIH – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunung Sugih memperingati malam Nuzulul Qur’an 1447 H dengan menggelar kegiatan buka puasa bersama warga binaan. Acara yang penuh dengan suasana kekeluargaan ini dilaksanakan di Masjid Al-Furqon Lapas Gunung Sugih pada Jumat (06/03).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas Ramadan, melainkan menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan antara petugas dan warga binaan, sekaligus meningkatkan nilai-nilai spiritual di tengah bulan suci.
Meningkatkan Nilai Spiritual
Rangkaian acara dimulai dengan kegiatan keagamaan yang diikuti dengan khidmat oleh para pegawai dan seluruh warga binaan. Suasana masjid tampak penuh sesak namun tertib, mencerminkan antusiasme dalam menyambut malam turunnya Al-Qur’an.
Kepala Lapas Kelas IIB Gunung Sugih, Sastra Irawan, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas hidup, terutama bagi mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.
”Momentum Nuzulul Quran di bulan Ramadan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat mengambil hikmah dari nilai-nilai Al-Qur’an serta menjadikannya sebagai pedoman dalam memperbaiki diri ke arah yang lebih baik,” ujar Sastra.
Pembinaan Berbasis Kebersamaan
Lebih lanjut, Sastra menegaskan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada kemandirian, tetapi juga penguatan mental dan spiritual.
- Bekal Spiritual: Memberikan pondasi iman yang kuat bagi warga binaan.
- Perubahan Perilaku: Menumbuhkan semangat untuk bertobat dan menjadi pribadi yang bermanfaat.
- Sinergi: Memperkuat hubungan humanis antara petugas pemasyarakatan dan warga binaan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan makan malam bersama yang berlangsung hangat. Melalui peringatan ini, Lapas Gunung Sugih berharap seluruh warga binaan dapat membawa perubahan positif dalam diri mereka hingga nanti kembali ke masyarakat (Zul).













