Indonews.web.id, Aceh,BANDA ACEH ,— Komitmen menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dan kondusif terus dipertegas oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh.
Pada Kamis (27/08/2026), petugas klinik rutan menggelar kegiatan tes urine secara mendadak terhadap para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai langkah preventif dalam mencegah masuknya barang terlarang ke balik jeruji.
Pelaksanaan tes urine ini menyasar sampel WBP dari beberapa kamar hunian secara acak dan transparan.
Di bawah pengawasan ketat tim medis dan jajaran pengamanan rutan, setiap tahap pengambilan sampel dikawal langsung guna memastikan seluruh proses berjalan dengan jujur, tertib, dan bebas dari celah kecurangan.
Langkah tegas ini merupakan bentuk konkret dari pelaksanaan deteksi dini serta komitmen program “Zero Halinar” (Handphone, Pungli, dan Narkoba) yang gencar diterapkan di Rutan Banda Aceh.
Petugas tidak hanya fokus pada penindakan, melainkan juga menekankan pentingnya pencegahan agar peredaran barang haram tidak merusak proses pembinaan yang tengah berjalan.
Hasil pemeriksaan ini menunjukkan bahwa seluruh sampel warga binaan yang dites terkonfirmasi negatif dari penyalahgunaan zat narkotika.
Capaian ini menjadi indikator positif bahwa pengawasan berlapis, pemeriksaan pintu utama yang ketat, serta pembinaan rutin selama ini efektif menekan potensi masuknya barang terlarang.
Melalui langkah tegas dan terukur ini, Rutan Kelas IIB Banda Aceh menyatakan tidak ada ruang dan kompromi bagi penyalahgunaan narkoba.
Jajaran rutan berkomitmen untuk terus konsisten menggelar pengawasan berkala demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, transparan, dan bersih dari narkotika (Zul/Rls).













