Indonews.web.id, Sulsel,TAKALAR – Suasana baru menyelimuti halaman kantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar pada pagi ini.
Kepala Lapas yang baru, Andi Gunawan, secara resmi memimpin apel pagi perdananya, yang sekaligus menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran pegawai untuk memperkuat soliditas organisasi.
Dengan langkah tegas dan visi yang jelas, Andi Gunawan hadir membawa arah baru bagi peningkatan kualitas layanan di lingkungan pemasyarakatan tersebut.
Transformasi Kinerja Melalui Kedisiplinan
Dalam amanatnya, Andi Gunawan menekankan bahwa disiplin bukanlah beban, melainkan fondasi utama bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia menegaskan bahwa setiap pegawai harus memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap tugas pokok dan fungsi masing-masing.
”Apel pagi ini bukan sekadar rutinitas harian untuk mengisi absensi.
Ini adalah awal dari komitmen bersama kita untuk bergerak menuju kinerja yang lebih profesional dan berdaya saing,” tegas Andi Gunawan di hadapan seluruh peserta apel.
Integritas Sebagai Pilar Pelayanan
Selain kedisiplinan, penguatan integritas menjadi poin krusial dalam arahanya .
Andi Gunawan mengajak seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan maupun masyarakat luas tanpa adanya kompromi terhadap nilai-nilai kejujuran.
Beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam masa kepemimpinan beliau antara lain:
- Peningkatan Kualitas Pelayanan: Memberikan hak warga binaan secara transparan dan humanis.
- Penguatan Integritas Petugas: Menjaga marwah institusi dari praktik-praktik yang melanggar hukum.
- Profesionalisme Kerja: Mendorong setiap lini untuk inovatif dalam menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Menuju Lapas Takalar yang Lebih Baik
Kehadiran Andi Gunawan sebagai pimpinan baru memberikan energi positif bagi para pegawai.
Semangat perubahan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata pada terciptanya lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif bagi proses pembinaan.
Menutup amanatnya, beliau mengajak seluruh jajaran untuk bekerja sebagai satu tim yang utuh.
Sinergi antar bagian dianggap menjadi kunci utama dalam mencapai target-target kinerja yang telah ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Zul).













