Indonews.web.id, BAKAUHENI – Dedikasi tinggi ditunjukkan oleh personel Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni dalam melayani pemudik di tengah kepadatan arus balik Lebaran.
Bermodalkan kreativitas dan peralatan sederhana, petugas berhasil menyelamatkan situasi sulit yang dialami seorang pemudik di depan kawasan Krakatau Park, Selasa (24/3/2026).
Respon Cepat Layanan Call Center 110
Peristiwa bermula sekitar pukul 08.30 WIB ketika seorang pemudik bernama Riza Ramadhan melaporkan kendala melalui layanan Call Center 110.
Riza mengalami situasi panik lantaran kunci mobilnya tertinggal di dalam kendaraan yang terkunci otomatis, sementara ia tidak memegang kunci cadangan.
Menerima laporan tersebut, tim dari Pos Pelayanan (Pos Yan) Bakauheni yang dipimpin langsung oleh AKP Ferdo Elfianto segera meluncur ke lokasi untuk memberikan bantuan.
Inovasi Alat Sederhana di Lapangan
Setibanya di lokasi, kondisi pintu mobil yang tertutup rapat menjadi tantangan tersendiri. Namun, Brigpol Sani menunjukkan inisiatif luar biasa dengan memanfaatkan benda di sekitar lokasi.
Ia menggunakan sebatang ranting kayu yang dipadukan dengan penjepit kertas sebagai alat bantu darurat.
Dengan ketelitian tinggi dan kesabaran, petugas melakukan manuver melalui celah pintu untuk menjangkau tuas pengunci.
Upaya tersebut membuahkan hasil; pintu mobil berhasil terbuka dalam waktu singkat tanpa menyebabkan kerusakan sedikit pun pada fisik kendaraan.
Polri Berkomitmen pada Pelayanan Humanis
Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ferdo Elfianto, menegaskan bahwa kehadiran Polri di jalur mudik bertujuan untuk memberikan rasa aman dan solusi nyata bagi masyarakat, terlepas dari seberapa besar atau kecil kendala yang dihadapi.
”Kami berupaya menyelesaikan kendala di lapangan secara efektif dan humanis.
Dengan kemampuan anggota dan peralatan sederhana yang ada, alhamdulillah pintu berhasil dibuka tanpa merusak kendaraan,” ujar AKP Ferdo.
Apresiasi dari Masyarakat
Riza Ramadhan, sang pemilik kendaraan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas kesigapan petugas.
Ia sempat merasa khawatir perjalanannya menuju Pelabuhan Bakauheni akan terhambat lama.
”Terima kasih pelayanan 110 sangat cepat tanggap. Mobil saya terkunci di dalam dan tim KSKP Bakauheni membantu hingga tuntas.
Pelayanannya benar-benar the best,” ungkap Riza sesaat sebelum melanjutkan perjalanannya.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa profesionalisme kepolisian tidak hanya diukur dari peralatan canggih, tetapi juga dari kepekaan dan kreativitas personel dalam membantu masyarakat di situasi darurat (Zul).













