Pastikan Layanan Kesehatan Optimal, Dirjenpas Cek Fasilitas Klinik Pratama Lapas Narkotika Bandar Lampung

Indonews.web.id, Bandar Lampung, ​LAMPUNG – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, melakukan peninjauan langsung ke Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung pada Minggu (22/02). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan seluruh fasilitas kesehatan di dalam Lapas berfungsi optimal dalam melayani warga binaan.

 

 

Fokus Peninjauan: Sarana dan Ketersediaan Obat

​Dalam inspeksi tersebut, Mashudi memfokuskan pengecekan pada tiga poin utama:

  • Sarana dan Prasarana: Kelayakan alat medis dan ruang perawatan.
  • Stok Logistik: Ketersediaan obat-obatan esensial bagi warga binaan.
  • Mekanisme Pelayanan: Alur penanganan medis mulai dari pemeriksaan rutin hingga kondisi darurat.

​Klinik Pratama dinilai memiliki peran krusial sebagai jantung pertahanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Dengan pemantauan yang ketat, diharapkan kondisi fisik warga binaan tetap terjaga selama menjalani masa pidana.

Arahan Dirjenpas: Profesionalisme adalah Kunci

​Di sela-sela peninjauannya, Mashudi memberikan instruksi tegas kepada para petugas medis dan jajaran Lapas. Beliau menekankan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh dilakukan dengan setengah hati.

​”Pelayanan kesehatan harus diberikan secara profesional, cepat, dan wajib sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Tidak ada kompromi untuk urusan kesehatan,” tegas Mashudi.

 

Mendukung Proses Pembinaan

​Keberadaan fasilitas kesehatan yang representatif diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kebugaran warga binaan. Jika kesehatan terjaga, proses pembinaan dan program rehabilitasi dapat berjalan secara maksimal tanpa hambatan fisik.

​Peninjauan ini diakhiri dengan apresiasi Dirjenpas terhadap kesiapsiagaan tim medis Lapas Narkotika Bandar Lampung dalam menjaga standar pelayanan meski di hari libur (Zul).

Penulis: ZulEditor: Zul