Indonews.web.id Lampung tenggah, GUNUNG SUGIH – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunung Sugih menggelar aksi bersih-bersih lingkungan atau kurve massal pada Senin (16/02). Kegiatan ini menjadi potret sinergi yang apik antara petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam mewujudkan hunian yang bersih dan sehat.
Sinergi di Seluruh Lini

Kegiatan difokuskan pada pembersihan area strategis, mulai dari saluran air (drainase), pengecatan dinding yang kusam, hingga sterilisasi fasilitas umum. Tak luput, sarana ibadah menjadi prioritas utama pembersihan guna memastikan para warga binaan dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk dan nyaman.
Para petugas dan warga binaan tampak bahu-membahu bekerja tanpa sekat, menciptakan suasana gotong royong yang kental di dalam area Lapas.
Lebih dari Sekadar Kebersihan
Kalapas Kelas IIB Gunung Sugih, Sastra Irawan, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas fisik, melainkan bagian dari metode pembinaan karakter.
”Kegiatan giat bersih ini bukan hanya tentang menjaga kebersihan, tetapi juga membangun kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian bersama antara petugas dan warga binaan. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana yang sehat dan mendukung proses pembinaan berjalan optimal,” ujar Sastra Irawan.
Komitmen Lingkungan Sehat
Melalui aksi ini, Lapas Gunung Sugih menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis. Lingkungan yang higienis diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis warga binaan, sehingga situasi di dalam Lapas tetap tertib, kondusif, dan penuh semangat positif selama bulan puasa mendatang (Zul).













