Indonews.web.id,METRO – Sebanyak 9 (sembilan) orang Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro pada Jumat (29/8/2025) resmi mendapatkan hak integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB).
Prosesi pembebasan dilakukan dengan penuh haru dan khidmat, sebelum akhirnya kesembilan Warga Binaan tersebut diserahterimakan ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Metro guna menjalani proses administrasi lanjutan serta pengawasan dan pembimbingan selama masa integrasi.
Kepala Lapas Kelas IIA Metro, Tunggul Buono, menjelaskan bahwa pembebasan bersyarat merupakan salah satu hak Warga Binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif. Menurutnya, program ini bukan hanya sekadar memberikan kebebasan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan yang dilakukan secara profesional.
“Pembebasan Bersyarat diberikan kepada mereka yang telah memenuhi syarat, baik dari sisi hukum maupun perilaku selama menjalani masa pidana.
Hal ini merupakan bentuk apresiasi atas perubahan positif yang ditunjukkan oleh Warga Binaan, serta menjadi wujud nyata dari tujuan pemasyarakatan yaitu mengembalikan mereka ke tengah masyarakat sebagai manusia yang lebih baik dan bertanggung jawab,” ujar Kalapas.
Tunggul Buono menambahkan bahwa setelah dibebaskan, para Warga Binaan akan tetap berada di bawah pengawasan serta bimbingan Bapas Metro.
Dengan demikian, proses pembinaan tetap berjalan meskipun mereka sudah tidak lagi berada di balik tembok lapas.
“Harapan kami, para Warga Binaan yang hari ini bebas dapat menjaga kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya.
Jangan sampai mengulangi kesalahan, menjadi pribadi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat,” tambahnya.
Salah seorang Warga Binaan yang mendapat kebebasan bersyarat tidak bisa menyembunyikan rasa harunya. “Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Selama di dalam, saya mendapat banyak pelajaran berharga, baik dari sisi spiritual maupun keterampilan.
Terima kasih kepada semua petugas Lapas Metro yang telah membimbing kami. Saya berjanji akan memperbaiki diri dan tidak akan mengulangi kesalahan,” ungkapnya.
Kegiatan pembebasan bersyarat tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Kesembilan Warga Binaan yang bebas hari itu dilepas dengan doa serta pesan moral agar tetap memegang teguh nilai-nilai yang telah mereka dapatkan selama menjalani pembinaan di Lapas Metro (Zul/Rls).