Indonews.web.id, Aceh,SINGKIL – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Singkil sukses menyelenggarakan layanan kunjungan tatap muka dan penitipan barang khusus Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Selama tiga hari pelaksanaan, mulai tanggal 21 hingga 23 Maret 2026, tercatat ratusan keluarga warga binaan mendatangi Rutan untuk melepas rindu di hari kemenangan.
Persiapan Matang Jadi Kunci Kesuksesan
Kelancaran kegiatan ini tidak lepas dari perencanaan yang dilakukan jauh-jauh hari. Kepala Rutan Singkil bersama jajaran pejabat struktural memantau langsung setiap titik pelayanan guna memastikan prosedur berjalan sesuai standar operasional.
Beberapa langkah strategis yang telah disiapkan meliputi:
- Pemetaan Alur: Penentuan denah alur kunjungan yang sistematis untuk menghindari penumpukan.
- Simulasi Layanan: Pelaksanaan uji coba alur kunjungan sebelum hari pelaksanaan.
- Briefing Petugas: Pengarahan intensif kepada seluruh personel yang bertugas sebagai koordinator di titik-titik layanan.
Fasilitas Prima untuk Kenyamanan Keluarga
Rutan Singkil mengedepankan aspek kenyamanan bagi para pengunjung. Alur pelayanan dimulai dari area parkir yang tertata, ruang pendaftaran, hingga puncaknya di Ruang Garuda, tempat pertemuan antara warga binaan dan keluarga berlangsung penuh haru.
Selain melayani ratusan pengunjung, pihak Rutan juga mengelola ratusan paket penitipan barang.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, tersedia berbagai fasilitas pendukung seperti:
- Perlengkapan makan yang disediakan oleh pihak Rutan.
- Dispenser air minum gratis untuk pengunjung.
- Sarana pendukung kenyamanan lainnya di area tunggu.
Komitmen Pelayanan Publik yang Integritas
Kepala Rutan Singkil menyatakan bahwa momentum Idulfitri ini adalah bagian dari komitmen instansi dalam memenuhi hak-hak warga binaan untuk berinteraksi dengan keluarga.
”Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif.
Ini adalah bentuk tanggung jawab pelayanan publik yang kami emban dengan penuh integritas guna memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan warga binaan,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya layanan khusus ini pada 23 Maret, Rutan Singkil membuktikan bahwa pelayanan publik yang humanis dapat berjalan selaras dengan standar keamanan yang ketat (Zul).













