Indonews.web.id ,DUMAI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai membuktikan komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui panen sayuran jenis kangkung dan kacang panjang, Sabtu (14/2). Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mengimplementasikan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Sinergi Pembinaan Kemandirian
Program ini melibatkan kolaborasi antara petugas, warga binaan, serta peserta magang yang memiliki kompetensi di bidang pertanian. Lahan produktif di area Rutan dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana pembinaan kemandirian bagi para warga binaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menegaskan bahwa keterlibatan berbagai unsur ini adalah bukti nyata komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pembinaan.
”Melalui kegiatan ketahanan pangan ini, kami tidak hanya menjalankan program kementerian, tetapi juga memberikan pembinaan yang bermanfaat dan aplikatif bagi warga binaan,” ujar Enang Iskandi.
Dampak Positif bagi Warga Binaan dan Peserta Magang
Kehadiran peserta magang memberikan warna baru dalam proses budidaya. Salah satu peserta magang menyatakan antusiasmenya karena dapat berbagi ilmu teknik pertanian secara langsung.
- Peserta Magang: “Kegiatan ini sangat positif karena kami bisa menerapkan ilmu pertanian sekaligus membantu warga binaan memahami teknik budidaya yang baik.”
- Warga Binaan: “Kami merasa kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain mengisi waktu dengan hal positif, kami mendapatkan keterampilan yang bisa menjadi bekal setelah bebas nanti.”
Harapan Ke Depan
Keberhasilan panen ini menunjukkan bahwa Rutan bukan sekadar tempat menjalani masa pidana, melainkan pusat produktivitas. Hasil panen ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan internal sekaligus menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya di bidang agribisnis (Zul).














