Indonews.web.id, Bandar Lampung, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengamanan dan profesionalisme petugas melalui sinergi bersama Kepolisian Daerah (Polda Lampung).
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Korwasbintek (Koordinasi, Pengawasan, Pembinaan, dan Teknis) yang dirangkaikan dengan pelatihan bela diri praktis serta teknik pengamanan bagi jajaran petugas Lapas Narkotika Bandar Lampung.
Keqiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam pelaksanaannya, tim dari Polda Lampung memberikan pemahaman teknis terkait pola pengawasan, prosedur pengamanan, serta peningkatan kewaspadaan petugas dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Selain sosialisasi, jajaran petugas juga dibekali pelatihan bela diri praktis yang berfokus pada teknik pengendalian diri, pengamanan situasi, serta keterampilan melindungi diri dalam kondisi darurat.
Pelatihan ini dirancang aplikatif agar dapat diterapkan secara langsung di lapangan, khususnya saat menghadapi situasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh petugas semakin siap, sigap, dan profesional dalam menjalankan tugas pengamanan, sekaligus mampu mengedepankan pendekatan yang terukur, humanis, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.
Sinergi antara Lapas dan Polri ini juga menjadi wujud kolaborasi antar-aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga proses pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dapat berjalan secara optimal (Zul/Rls).













