Indonews.web.id, Aceh,BANDA ACEH — Semangat berinovasi terus digelorakan dari balik tembok Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh pada Jumat (21/08/2026), di mana jajaran petugas rutan bersama para warga binaan pemasyarakatan (WBP) bahu-membahu mengoptimalkan sektor peternakan melalui program budidaya Entok.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menyatukan pembinaan kemandirian rutan, terlihat dari aktivitas pendampingan intensif sejak pagi hari yang mencakup pengelolaan kandang, formulasi pakan harian efisien, pemeliharaan sanitasi lingkungan, hingga pemantauan kesehatan unggas demi menghasilkan komoditas telur dan daging berkualitas tinggi.
Inovasi budidaya bebek ini tidak hanya menciptakan suasana pembinaan yang produktif dan edukatif, melainkan juga memberikan dampak ekonomi nyata karena keuntungan hasil penjualannya langsung dialokasikan secara transparan sebagai premi kerja bagi WBP sekaligus menjadi wadah transfer keahlian agribisnis yang aplikatif sebagai bekal berwirausaha secara mandiri pascabebas.
Sinergi positif bersama peserta magang Kemenaker ini turut memperkuat ketahanan pangan di lingkungan rutan dan mempertegas komitmen Rutan Kelas IIB Banda Aceh dalam menghadirkan pembinaan yang adaptif, berdaya saing, serta mampu menciptakan perputaran rupiah yang nyata dari balik jeruji besi (Zul/Rls).













