Keamanan Jalan, Ketahanan Pangan Nambah Cuan

Indonews.web.id, Aceh,Banda Aceh — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Kali ini, Rutan Banda Aceh mulai mengembangkan budidaya tanaman melon dengan menanam sebanyak 59 bibit melon di area ketahanan pangan.

 

Penanaman tersebut menjadi bagian dari upaya Rutan Banda Aceh dalam memanfaatkan lahan secara produktif dan mengembangkan komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomis.

Dengan perawatan dan pemeliharaan yang optimal, tanaman melon tersebut diproyeksikan dapat dipanen dalam waktu kurang lebih dua bulan ke depan.

 

Kegiatan budidaya melon tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan.

Mereka dilibatkan dalam proses perawatan tanaman, mulai dari penyiraman, pemupukan, pemeliharaan hingga pengawasan pertumbuhan tanaman.

 

Pengembangan tanaman melon diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi program ketahanan pangan Rutan Banda Aceh.

Hasil panen nantinya berpotensi untuk dimanfaatkan dan dipasarkan sehingga dapat memberikan nilai ekonomis serta mendukung pengembangan kegiatan produktif di lingkungan Rutan.

 

Di sisi lain, pelaksanaan program ketahanan pangan tetap berjalan seiring dengan penguatan aspek keamanan dan ketertiban.

Dengan prinsip “Keamanan Jalan, Ketahanan Pangan Nambah Cuan”, Rutan Banda Aceh berupaya menjaga pelaksanaan tugas pengamanan sekaligus mendorong kegiatan pembinaan yang produktif dan bernilai manfaat.

 

Melalui pemanfaatan lahan yang ada, Rutan Banda Aceh berharap budidaya melon ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan menjadi salah satu komoditas unggulan dalam program ketahanan pangan.

Dari 59 bibit yang ditanam hari ini, diharapkan dalam waktu sekitar dua bulan ke depan dapat menghasilkan buah melon berkualitas sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan di pemasyarakatan dapat berjalan produktif, mandiri, dan memberikan nilai ekonomi.

Penulis: ZulEditor: Zul