Indonews.web.id, Tanggamus, KOTAAGUNG – Perayaan Idul Fitri 1447 H di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung tidak hanya dirayakan dengan shalat berjamaah, tetapi juga menjadi momen penuh syukur bagi ratusan warga binaan.
Tahun ini, sebanyak 359 warga binaan resmi menerima Remisi Khusus (RK) Idul Fitri sebagai bentuk apresiasi atas perubahan perilaku dan kedisiplinan mereka.
Momentum ini mencerminkan bahwa di balik jeruji besi, proses pembinaan yang humanis dan progresif terus berjalan, memberikan secercah harapan bagi mereka yang bersungguh-sungguh ingin memperbaiki diri.
Bukan Sekadar Rutinitas, Tapi Apresiasi Nyata
Kepala Lapas Kotaagung, Andi Gunawan, menegaskan bahwa pemberian remisi ini bukanlah hadiah cuma-cuma atau sekadar rutinitas birokrasi tahunan.
Sebaliknya, ini adalah pengakuan negara terhadap narapidana yang telah menunjukkan kepatuhan dan keaktifan dalam program pembinaan.
”Pemberian remisi Idul Fitri tahun ini menjadi gambaran nyata bahwa sistem pemasyarakatan kita terus bergerak ke arah yang lebih progresif dan humanis,” ungkap Andi Gunawan dalam sambutannya.
Beliau menambahkan bahwa jumlah penerima yang mencapai 359 orang ini membuktikan mayoritas warga binaan di Lapas Kotaagung memiliki komitmen kuat untuk menata kembali masa depan mereka.
Kesempatan Kedua di Tengah Keterbatasan
Bagi para warga binaan, remisi ini adalah simbol “kesempatan kedua”. Meskipun ruang gerak mereka terbatas, semangat untuk berubah tetap tumbuh subur.
Remisi ini diharapkan menjadi stimulus bagi warga binaan lainnya untuk terus berkelakuan baik dan produktif selama masa pidana.
”Di balik keterbatasan ruang, tetap tumbuh semangat, harapan, dan kesempatan kedua bagi setiap warga binaan untuk menata masa depan yang lebih baik,” pungkas Kalapas.
Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan remisi, di mana para penerima tampak optimis menatap hari esok.
Dengan pemberian remisi ini, Lapas Kotaagung kembali menegaskan fungsinya bukan sekadar tempat menjalani hukuman, melainkan wadah transformasi diri menuju pribadi yang lebih bermanfaat bagi masyarakat nantinya (Zul).













