Indonews.web.id, Riau,Damai – Kebahagiaan merayakan kemenangan di hari yang fitri terus berlanjut di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai.
Pada Minggu (22/03/2026), pelaksanaan layanan kunjungan khusus Idulfitri hari kedua terpantau berjalan dengan sangat tertib, aman, dan lancar.
Sejak gerbang layanan dibuka pada pagi hari, aliran pengunjung yang ingin menyapa keluarga di dalam rutan datang secara bergantian.
Mekanisme pengaturan alur yang telah disiapkan secara matang oleh petugas terbukti efektif mencegah terjadinya penumpukan massa di area pendaftaran maupun ruang kunjungan.
Pelayanan Kemanusiaan di Hari Raya
Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, yang memantau langsung jalannya kegiatan, menyampaikan bahwa layanan khusus ini adalah bentuk komitmen instansinya dalam memberikan sentuhan kemanusiaan bagi para warga binaan.
Menurutnya, momen hari besar keagamaan seperti Idulfitri adalah waktu yang sangat krusial bagi kondisi psikologis warga binaan untuk mendapatkan dukungan moral dari keluarga.
”Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik agar warga binaan tetap dapat merasakan kebahagiaan Idulfitri bersama keluarga.
Tentunya, semua ini dijalankan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban sebagai prioritas utama,” ujar Enang Iskandi.
Sinergi Petugas dan Masyarakat
Kesuksesan layanan di hari kedua ini tidak lepas dari kerja sama yang solid antara petugas pengamanan dengan masyarakat pengunjung.
Para pengunjung tampak kooperatif mengikuti prosedur pemeriksaan dan batasan waktu yang telah ditetapkan, sehingga suasana haru dan rindu dapat tersalurkan dengan cara yang teratur.
Pengawasan optimal dari petugas di setiap titik memastikan tidak ada celah bagi gangguan keamanan, sembari tetap menjaga keramahan dalam melayani keluarga yang datang dari berbagai penjuru Kota Dumai dan sekitarnya.
Kebahagiaan Sederhana di Hari yang Fitri
Kegiatan kunjungan Lebaran hari kedua ini berhasil menghadirkan kebahagiaan sederhana namun penuh makna bagi warga binaan.
Pertemuan singkat namun hangat tersebut menjadi energi positif bagi mereka untuk terus menjalani masa pembinaan dengan baik.
Hingga penutupan jam layanan, situasi di Rutan Kelas IIB Dumai tetap terkendali, menandai keberhasilan manajemen kunjungan dalam menyatukan kembali tali silaturahmi di tengah keterbatasan ruang (Zul).













