Indonews.web.id, Tanggamus,KOTAAGUNG – Momen suci Ramadan 1447 H menjadi ruang refleksi mendalam bagi jajaran petugas Pemasyarakatan di Lampung.
Bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung, suasana khidmat menyelimuti kegiatan Safari Ramadan yang dihadiri langsung oleh Plh.
Kakanwil Ditjenpas Lampung sekaligus Direktur Tekforma Ditjenpas, Maulidi Hilal, pada Selasa (17/03/2026).
Dalam arahannya, Maulidi Hilal menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar bulan berpuasa, melainkan waktu yang paling tepat bagi seluruh pegawai untuk bermuhasabah diri dan memperkuat pondasi moral dalam bekerja.
Menjaga Nama Baik Institusi
Di hadapan Kepala Lapas Kotaagung dan seluruh jajaran yang menyimak dengan penuh keseriusan, Maulidi Hilal memberikan pesan tajam mengenai pentingnya menjaga marwah instansi.
Beliau menceritakan beberapa contoh nyata oknum petugas yang tergelincir akibat mengabaikan integritas demi keuntungan sesaat.
”Jaga integritas dan nama baik institusi. Dengan cara apa? Laksanakan tanggung jawab yang diemban sebaik mungkin sesuai aturan yang ada.
Tanggung jawab merupakan hal abadi yang akan terus diungkit hingga akhirat,” tegas Maulidi Hilal.
Implementasi Asta Cita dan 15 Program Aksi
Alih-alih mencari keuntungan pribadi yang mencederai korps, Plh. Kakanwil berharap seluruh jajaran dapat berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat).
Hal ini diwujudkan melalui peningkatan kinerja dan menjadi teladan bagi sesama petugas.
Peningkatan kualitas pelayanan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi dua aspek utama:
- Warga Binaan: Memberikan pembinaan yang memanusiakan.
- Masyarakat: Memberikan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
Langkah ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden RI yang diturunkan melalui 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dengan dedikasi yang tinggi, institusi pemasyarakatan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara (Zul).













