Indonews.web.id, Lampung Selatan, KALIANDA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda terus berkomitmen membangun hubungan harmonis dengan tokoh masyarakat.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya, Kepala Lapas (Kalapas) Kalianda melakukan kunjungan silaturahmi langsung ke kediaman pemuka adat Lampung Selatan pada Senin (16/3).
Silaturahmi dalam Suasana Kekeluargaan
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi sarana dialog antara pihak Lapas dengan tokoh adat.
Fokus utama dalam diskusi tersebut adalah pentingnya dukungan moral dan sosial dari para pemuka adat dalam proses pembinaan warga binaan.
Dukungan dari tokoh masyarakat dinilai krusial agar warga binaan memiliki kesempatan kedua untuk memperbaiki diri dan dapat kembali diterima dengan baik oleh lingkungan asal mereka setelah menjalani masa pidana.
Peran Tokoh Adat dalam Pembinaan
Pihak Lapas Kalianda memandang bahwa nilai-nilai sosial, budaya, serta kearifan lokal yang dijaga oleh para tokoh adat dapat menjadi instrumen penting dalam menyentuh sisi humanis warga binaan.
Penanaman nilai-nilai luhur ini diharapkan mampu membentuk karakter warga binaan yang lebih religius dan taat norma.
Komitmen Membangun Kebersamaan
Kalapas Kalianda menegaskan bahwa keberhasilan program pemasyarakatan tidak dapat dicapai tanpa keterlibatan aktif elemen masyarakat.
”Silaturahmi ini menjadi langkah untuk memperkuat kebersamaan antara Lapas dan masyarakat.
Kami berharap dukungan dari para tokoh adat dapat menjadi bagian penting dalam membangun semangat perubahan bagi warga binaan, agar nantinya mereka dapat kembali ke tengah masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” ungkap Kalapas.
Kunjungan ini mempertegas komitmen Lapas Kelas IIA Kalianda untuk terus mengedepankan komunikasi yang inklusif dan transparan dalam menjalankan tugas pembinaan secara optimal di wilayah Lampung Selatan (Zul).













