Masjid Al-Hidayah Jadi Saksi, Maulidi Hilal Berikan Tausiyah Ramadan bagi Warga Binaan Lapas Narkotika Bandar Lampung

Indonews.web.id, ​BANDAR LAMPUNG – Bulan suci Ramadan menjadi momentum emas bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Pada Rabu (11/03), Masjid Al-Hidayah di lingkungan Lapas menjadi saksi kekhusyukan saat Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Maulidi Hilal, hadir langsung untuk memberikan tausiyah.

Pesan Perubahan dan Harapan

​Kegiatan pembinaan kerohanian ini diikuti dengan penuh antusias oleh warga binaan. Dalam tausiyahnya, Maulidi Hilal menyampaikan pesan-pesan mendalam mengenai makna Ramadan sebagai titik balik untuk memperbaiki diri.

​”Ramadan adalah kesempatan bagi siapa saja untuk kembali ke jalan yang benar. Jangan pernah merasa terlambat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bertakwa, dan lebih bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat nantinya,” ujar Maulidi Hilal di hadapan para jamaah.

​Ia juga memberikan suntikan motivasi agar warga binaan memandang masa pidana bukan sebagai akhir dari segalanya, melainkan sebagai fase belajar dan transformasi diri.

Waktu yang ada di dalam Lapas diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ibadah dan membekali diri dengan ilmu yang bermanfaat.

Memperkuat Spiritualitas di Bulan Suci

​Tausiyah ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan kerohanian intensif yang rutin digelar selama bulan suci Ramadan.

Suasana di dalam Masjid Al-Hidayah terasa begitu syahdu, mencerminkan semangat warga binaan untuk meraih keberkahan di bulan yang penuh ampunan ini.

​Kegiatan pun ditutup dengan pelaksanaan salat Tarawih berjamaah yang diikuti oleh warga binaan bersama jajaran petugas Lapas.

Kehadiran para petugas di tengah-tengah warga binaan dalam ibadah berjamaah ini semakin mempererat rasa kebersamaan serta menciptakan lingkungan yang religius dan kondusif di dalam Lapas.

​”Kami berharap kegiatan seperti ini mampu memberikan ketenangan batin bagi warga binaan, sehingga proses pembinaan yang mereka jalani menjadi lebih bermakna dan membawa perubahan positif yang nyata,” ujar perwakilan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung.

 

​Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Bandar Lampung terus berkomitmen untuk memberikan pembinaan tidak hanya dari sisi keterampilan, namun juga dari sisi spiritual, agar warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang jauh lebih baik dan berakhlak mulia (Zul).

Penulis: ZulEditor: Zul