Indonews.web.id, KALIANDA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda menggelar upacara penyematan tanda pangkat baru bagi sejumlah pegawai yang berhasil meraih kenaikan pangkat melalui jalur penyesuaian ijazah.
Kegiatan yang berlangsung khidmat pada Selasa (18/2) ini menjadi simbol apresiasi atas dedikasi serta upaya peningkatan kompetensi SDM di lingkungan kerja.
Sebanyak 5 orang pegawai resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Kenaikan pangkat ini diberikan sebagai bentuk penghargaan negara atas komitmen para pegawai dalam menempuh pendidikan formal demi mendukung tugas-tugas pemasyarakatan yang semakin kompleks.
Simbol Amanah dan Integritas
Penyematan tanda pangkat dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda.
Dalam prosesi tersebut, Kalapas menekankan bahwa atribut baru yang terpasang di pundak bukan sekadar hiasan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada publik dan organisasi.
”Kenaikan pangkat ini harus menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga integritas, dan memberikan kinerja terbaik.
Jabatan dan pangkat adalah amanah yang harus diiringi dengan tanggung jawab serta peningkatan kualitas kerja,” tegas Kalapas dalam sambutannya.
Mendorong Profesionalisme Pelayanan
Kenaikan pangkat melalui penyesuaian ijazah ini membuktikan bahwa personel Lapas Kalianda memiliki semangat untuk terus belajar dan berkembang (continuous learning).
Hal ini sejalan dengan upaya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menciptakan pelayanan yang:
- Profesional: Didukung oleh latar belakang pendidikan yang relevan.
- Akuntabel: Setiap tindakan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan administratif.
- Humanis: Berorientasi pada pembinaan warga binaan yang memanusiakan manusia.
Melalui momentum ini, Lapas Kalianda menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai fondasi utama.
Dengan kompetensi yang lebih tinggi, diharapkan pelayanan terhadap masyarakat maupun proses pembinaan bagi warga binaan dapat berjalan semakin optimal dan berkualitas (Zul).













