Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Lapas Way Kanan Gelar Panen Raya Jagung Dukung Ketahanan Pangan. Nasional

Indonews.web.id, WAY KANAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Way Kanan menunjukkan aksi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas) RI. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan Panen Raya Jagung di lahan produktif lingkungan Lapas (12/2/2026).

​Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelatihan kemandirian yang dirancang khusus bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Selain mengoptimalkan lahan tidur menjadi area produktif, panen raya ini memberikan kontribusi nyata terhadap ketersediaan pangan di tingkat lokal maupun nasional.

Dari Pembinaan Menuju Keterampilan Praktis

​Dalam program ini, para warga binaan dilibatkan secara penuh dalam seluruh siklus pertanian, mulai dari pengolahan tanah, penanaman, perawatan rutin, hingga proses panen. Keterlibatan langsung ini bertujuan agar mereka memperoleh keterampilan teknis yang mumpuni di bidang agribisnis.

​Dengan meningkatnya produktivitas lahan di dalam Lapas, diharapkan ketergantungan pasokan pangan dari luar dapat berkurang. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat kedaulatan pangan melalui pemberdayaan berbagai lini masyarakat, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.

Bekal Berharga Pascapiadana

​Kepala Lapas Kelas IIB Way Kanan menegaskan bahwa Panen Raya Jagung ini adalah wujud keberhasilan fungsi pembinaan yang humanis dan produktif.

​”Panen raya ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Keterampilan yang mereka peroleh di sini diharapkan menjadi bekal berharga untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan mandiri setelah menyelesaikan masa pidana nanti,” ungkap Kalapas.

 

​Melalui keberhasilan panen ini, Lapas Kelas IIB Way Kanan terus berkomitmen untuk mentransformasi citra pemasyarakatan menjadi institusi yang produktif dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi inklusif di Indonesia (Zul).

Penulis: ZulEditor: Zul