Indonews.web.id, BANDAR LAMPUNG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung bergerak cepat mendukung kebijakan nasional. Sebagai langkah nyata mewujudkan 15 Program Aksi Tahun 2026 yang dicanangkan Menteri, Lapas Narkotika Bandar Lampung melaksanakan koordinasi strategis dengan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bandar Lampung, Rabu (21/01).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor KPPG Bandar Lampung ini difokuskan pada persiapan pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi para warga binaan. Program ini merupakan salah satu prioritas pemerintah untuk memastikan standar kesehatan dan pemenuhan nutrisi yang layak di lingkungan pemasyarakatan.
Poin Utama Koordinasi
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas beberapa aspek krusial, antara lain:
- Standar Nutrisi: Penyesuaian menu makanan agar sesuai dengan standar angka kecukupan gizi (AKG) yang ditetapkan.
- Mekanisme Distribusi: Memastikan alur pengadaan dan penyajian makanan tetap higienis dan tepat waktu.
- Monitoring dan Evaluasi: Pembentukan sistem pengawasan berkala guna menjamin kualitas bahan pangan yang diterima oleh warga binaan.
Komitmen Pelayanan
Kepala Lapas Narkotika Bandar Lampung menegaskan bahwa koordinasi ini adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam memenuhi hak-hak dasar warga binaan.
”Kami berkomitmen penuh mendukung 15 Program Aksi Tahun 2026. Melalui kolaborasi dengan KPPG, kami ingin memastikan bahwa Program Makanan Bergizi Gratis ini berjalan optimal demi mendukung kesehatan dan proses pembinaan warga binaan yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan adanya sinergi antara Lapas Narkotika dan KPPG Bandar Lampung, diharapkan implementasi Program MBG di tahun 2026 dapat menjadi percontohan bagi unit pelaksana teknis lainnya dalam hal peningkatan kualitas layanan publik (Zul).













