Kalapas Bandar Lampung Pimpin Rapat Khusus Jajaran Pengamanan, Perkuat Sistem Keamanan Internal

 

Indonews.web.id, Bandar Lampung, Selasa (26/8)– Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, mengumpulkan seluruh jajaran pengamanan untuk membahas penguatan tugas dan fungsi pengamanan di lingkungan lapas. Di ruang rapat, pertemuan ini dihadiri penuh oleh unsur struktural dan fungsional pengamanan, sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pencegahan gangguan kamtib.

 

Hadir dalam kegiatan ini Febriansyah, selaku Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Dat Menda, Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban, serta jajaran pejabat struktural dari Seksi Keamanan dan Seksi Pelaporan dan Tata Tertib. Turut hadir pula para pejabat fungsional, antara lain Herman Ahmad, Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ahli Madya, beserta jajaran Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Pembina Keamanan Pemasyarakatan dan Pengaman Pemasyarakatan.

 

Dalam arahannya, Kalapas Ike Rahmawati menekankan pentingnya kewaspadaan dini dan penguatan sistem pengamanan yang adaptif terhadap dinamika terkini. Ia mengajak seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan pembaharuan pola pengamanan, guna mengantisipasi potensi ancaman yang berkembang, baik dari dalam maupun luar lapas.

 

“Kita harus belajar dari kejadian yang terjadi di sekitar kita. Keamanan bukan sesuatu yang statis. Harus terus diperkuat, dievaluasi, dan diperbarui agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi di Lapas Kelas I Bandar Lampung,” tegas Kalapas.

 

Kalapas kembali menegaskan larangan keras terhadap peredaran dan penggunaan handphone (HP) serta narkoba di lingkungan lapas. Ia menyebut kedua barang terlarang tersebut sebagai ancaman utama yang dapat merusak tatanan keamanan, mengganggu proses pembinaan, bahkan membuka celah bagi aktivitas kriminal dari dalam lapas. “HP dan narkoba adalah pintu masuk bagi gangguan kamtib. Tidak ada toleransi. Siapa pun yang terlibat, akan kami tindak tegas sesuai aturan,” tegasnya.

 

Ia menekankan pentingnya sinergi antarbidang, deteksi dini yang proaktif, serta kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas. Kalapas juga mendorong peningkatan kapasitas petugas melalui pelatihan berkala, penerapan SOP yang ketat, serta pemanfaatan wartelsuspas dalam pengawasan (Zul/Rls).

Penulis: ZulEditor: Zul