Indonews.web.id, LAMPUNG – Guna memantapkan kesiapsiagaan dan meningkatkan keandalan fasilitas, prosedur, serta kompetensi personel dalam menghadapi potensi ancaman keamanan, Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Lampung sukses menggelar Latihan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat atau Airport Contingency Exercise (ACE).
Kegiatan ini berlangsung di kawasan Bandar Udara Radin Inten II pada Kamis, 16 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Simulasi berskala taktis ini diselenggarakan khusus untuk menguji penanganan situasi darurat, terutama terkait tindakan melawan hukum (act of unlawful interference) yang berpotensi terjadi di lingkungan kebandarudaraan.
Uji Kompetensi dan Respons Cepat Personel
Dalam pelaksanaan latihan tersebut, personel Satbrimob Polda Lampung berpartisipasi aktif dengan menerjunkan tim khusus guna memastikan setiap tahapan skenario simulasi berjalan dengan aman, presisi, dan terkendali.
Latihan ini difokuskan pada penguatan beberapa poin krusial, antara lain:
- Keandalan Fasilitas & Sistem Keamanan: Menguji efektivitas alur koordinasi dan alat komunikasi darurat di bandara.
- Validasi Prosedur (SOP): Memastikan ketepatan langkah-langkah penanganan taktis saat terjadi gangguan keamanan kritis.
- Kompetensi Personel: Mengasah kemampuan personel dalam memberikan respons yang cepat, tepat, dan efektif guna meminimalisir risiko.
Komitmen Menjaga Objek Vital Nasional
Secara keseluruhan, jalannya Airport Contingency Exercise di Bandar Udara Radin Inten II ini terlaksana dengan sukses dan memenuhi target indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.
”Latihan simulasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Satbrimob Polda Lampung untuk terus mengupgrade kesiapan, kemampuan, dan sinergi inter-instansi. Keamanan dan keselamatan di bandar udara sebagai objek vital nasional adalah prioritas utama kami,” ungkap perwakilan Satbrimob Polda Lampung.
Dengan suksesnya latihan ini, sistem pengamanan di Bandar Udara Radin Inten II diharapkan semakin solid, sehingga mampu memberikan rasa aman yang maksimal bagi seluruh pengguna jasa penerbangan maupun masyarakat luas. (ZUL).













