Komitmen Kakanwil Ditjenpas DK Jakarta Baru, Wachid Wibowo: Perkuat Integritas Petugas dan Optimalkan Pembinaan Warga Binaan

Indonews.web.id, JAKARTA – Sebagai pemimpin Pemasyarakatan di wilayah Jakarta tidaklah mudah bagi Wachid Wibowo yang kini menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Daerah Khusus (DK) Jakarta.

Dimana untuk memberikan layanan yang transparan, terbebas dari pungutan liar dan peredaran narkoba, serta ramah bagi masyarakat yang berkunjung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan), membutuhkan petugas yang berintegritas, profesionalisme dan taat akan aturan yang berlaku.

Untuk itu, Kakanwil Ditjenpas DK Jakarta Wachid Wibowo, yang baru dilantik 8 juni 2026 yang lalu ini mengatakan, saat ini dirinya fokus memberikan penguatan tugas dan fungsi bagi seluruh jajarannya agar dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang berkunjung dan melakukan pembinaan kepribadian bagi warga binaan di Lapas dan Rutan.

“Penguatan tugas dan fungsi pegawai ini terus saya tekankan agar seluruh anggota bekerja dengan sepenuh hati, bekerja sesuai dengan prosedur dan tidak menyalahgunakan kewenangannya,” kata Wachid di Kanwil Ditjenpas DK Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Kemudian, ia menuturkan pihaknya juga telah membuka ruang bagi publik untuk dapat menyampaikan laporan, kritik dan masukan.

Dimana masyarakat kini bisa melakukan aduan secara langsung maupun melalui website yang telah disediakan di Kanwil Ditjenpas DK Jakarta.

“Kami selalu siap melayani seluruh aduan masyarakat, memperbaiki kritikan dari masyarakat, dan akan menindaklanjuti masukan-masukan yang telah diberikan kepada kami,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wibowo juga mengatakan akan aktif melakukan publikasi kegiatan pembinaan yang diberikan petugas terhadap warga binaan yang ada di Lapas dan Rutan, baik itu melalui media internal Kanwil dan Lapas/Rutan maupun publikasi melalui media massa.

“Saat ini kami terus memberikan pembinaan kepribadian bagi seluruh warga binaan seperti kegiatan kerohanian, pelatihan barista, musik, ternak ayam, menjahit, pembuatan sandal dan lainnya.

Hal ini sangat penting dipublikasikan agar masyarakat juga mengetahui kegiatan positif yang telah dijalani warga binaan kami yang ada di Lapas dan Rutan,” ungkap Wachid.

Untuk memperkuat pembinaan bagi warga binaan dan reintegrasi sosial di Lapas dan Rutan, Wibowo menuturkan pihaknya juga kini menggandeng stakeholder dengan bekerja sama dengan berbagai instansi seperti Pemerintah Daerah, Aparat Penegak Hukum (APH), Lembaga Pendidikan dan Akademisi, LSM dan Komunitas Sosial, serta Dunia Usaha/Swasta.

Dia pun mengatakan, jajarannya di Pemasyarakatan DKI Jakarta akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dan memberi dukungan penuh pelatihan terhadap warga binaan agar ketika bebas nanti dapat berubah dan mempunyai bekal ketika kembali kepada masyarakat (Zul/Rls).

Penulis: ZulEditor: Zul