Indonews.web.id, Aceh,Singkil – Menghadapi musim kemarau dengan intensitas panas yang semakin tinggi, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Singkil melakukan langkah antisipatif dengan menutup sejumlah tanaman menggunakan batang pisang sebagai pelindung alami, Sabtu (11/7/2026).
Pemanfaatan batang pisang dipilih karena memiliki kandungan air yang tinggi sehingga mampu menjaga kelembapan di sekitar tanaman.
Selain itu, batang pisang berfungsi mengurangi paparan sinar matahari secara langsung, menekan laju penguapan air dari tanah, serta membantu menjaga suhu di sekitar tanaman agar tetap stabil.
Cara sederhana ini menjadi solusi alami yang efektif untuk membantu tanaman tetap tumbuh dengan baik di tengah musim kemarau.
Melalui inovasi sederhana yang memanfaatkan bahan alami dan mudah diperoleh, Rutan Kelas IIB Singkil terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberhasilan program pembinaan pertanian.
Upaya ini juga menjadi bentuk edukasi kepada warga binaan tentang pentingnya beradaptasi dengan perubahan cuaca melalui teknik budidaya yang ramah lingkungan, sehingga produktivitas tanaman tetap terjaga (Zul/Rls).













