Optimalkan Panen, Peserta Magang Nasional Cek pH Tanaman Selada dan Pakcoy di Lapas Narkotika Bandar Lampung

Indonews.web.id, BANDAR LAMPUNG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu fokus utamanya adalah sektor pertanian yang dikelola secara profesional dan berbasis ilmu pengetahuan.

​Pada Senin (26/01), kegiatan pembinaan ini mendapat dukungan langsung dari peserta Magang Nasional yang sedang menjalani praktik lapangan di Lapas tersebut. Mereka melakukan pengecekan tingkat keasaman (pH) pada media tanam sayuran selada dan pakcoy di area perkebunan Lapas.

Sentuhan Ilmiah dalam Pertanian Lapas

​Pengecekan pH merupakan langkah krusial dalam metode pertanian modern. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi media tanam tetap ideal, sehingga tanaman dapat menyerap nutrisi secara maksimal.

​”Pengecekan pH ini sangat penting agar pertumbuhan tanaman berlangsung optimal. Dengan parameter yang tepat, kualitas panen selada dan pakcoy kita akan lebih unggul,” ujar salah satu peserta magang di sela-sela kegiatannya.

 

Kolaborasi Edukatif bagi Warga Binaan

​Kehadiran peserta Magang Nasional ini memberikan warna baru dalam sistem pembinaan di Lapas Narkotika Bandar Lampung. Peran mereka meliputi:

  • Pendampingan Teknis: Memberikan panduan praktis kepada WBP mengenai cara merawat tanaman secara presisi.
  • Penerapan Ilmu: Mentransfer pengetahuan akademik ke dalam praktik lapangan yang berkelanjutan.
  • Sarana Edukasi Bersama: Menciptakan ruang diskusi antara peserta magang dan WBP mengenai pengelolaan lingkungan tanam yang sehat.

Membekali Masa Depan WBP

​Pihak Lapas Narkotika Bandar Lampung berharap kolaborasi teknis seperti ini dapat terus berlanjut. Tujuan utamanya bukan sekadar menghasilkan panen yang melimpah, melainkan membekali WBP dengan keterampilan produktif yang bernilai ekonomi.

​Dengan keterampilan pertanian yang mumpuni, para WBP diharapkan memiliki modal keahlian untuk berwirausaha atau bekerja di sektor agribisnis setelah mereka selesai menjalani masa pidana dan kembali ke masyarakat (Zul/Rls).

Penulis: ZulEditor: Zul